Waspada..! Inilah Penyebab Terjadinya Alergi Pada Anak

Anak saya alergi makanan laut. Pernah mendengar kalimat seperti itu? Biasanya anak yang mengalami alergi akan mengalami efek atau respon tubuh mengalami gatal-gatal. Ini gejala paling umum. Alergi itu sendiri adalah suatu respon abnormal ataupun penolakan yang dilakukan oleh tubuh terhadap zat tertentu. Alergi pada anakyang terjadi antara yang satu dengan yang lainnya juga bisa berbeda-beda.

Yang berbahaya dari terjadinya alergi pada anak adalah ketika seorang anak sensitif terhadapa salah satu makanan tertentu, biasanya akan berdampak pila pada perilaku dan fungsi otak dari si anak itu sendiri.

Alergi juga akan memerlukan penanganan khusus apabila anak mengalami gangguan sensorik pengolahan (SPD), attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau disebut juga gangguan spektrum autisme (ASD). Penyebab terjadinya alergi pada bisa pula disebabkan oleh orang tua yang juga memiliki riwayat atau pernah mengalami alergi.

Penyebab Terjadinya Alergi Pada Anak

Jika salah satu orang tua baik ayah ataupun bunda pernah mempunyai riwayat alergi maka anak akan memiliki peluang sebesar 30% untuk mengalami alergi pula pada zat tertentu. Jika kedua orang tua mengalami alergi maka anak akan mengalami kemungkinan alergi lebih besar lagi yaitu sekitar 60%.  Kalau ke dua orang tua tidak ada yang meiliki riwayat alergi maka terjadinya alergi pada anak hanya memiliki kemungkinana sebesar 15%.

Hal yang perlu diketahui dan dicatat oleh para orang tua adalah reaksi alergi pada seorang anak terhadapa elergen akan berbeda-beda dan tidak akan sama dengan reaksi yang dilakukan oleh si orang tua yang memiliki riwayat alergi. Salah satu cara untuk mengurangi resiko terjadinya alergi pada anak adalah dengan memberikan ASI eksklusif selama paling minimal 6 bulan.

Lantas apa saja sebenarnya penyebab terjadinya alergi pada anak, berikut penjelasaannya.

Faktor Genetika

Pengaruh genetika terhadap terjadinya alergi pada seorang anak sangatlah besar. jika salah satu atau ke dua orang tua pernah atau memiliki riwayat alergi maka sangatlah mudah terjadinya pengembangan alergi yang sama pada diri anak. Mutasi genetik yang menjadi penyebab sistem kekebalan tubuh berekasi lambat atau tidak normal masih sangat besar terjadi pada anak, bahkan jika orangtua juga tidak memiliki alergi.

Hewan dan alergi

Anak biasanya akan mengalami reaksi gatal atau bersin dan lain sebagainya ketika dekat dengan hewan peliharaan tertentu. Hewan pelihraan memang bisa juga menjadi salah satu penyebab perkembangan alergi pada anak. Namun di sisi lainnya, hewan juga bisa menjadi salah satu penurun penyebab mudah terpengaruhnya anak terhadap salah satu pemicu alergi yang paling umum terjadi pada anak.

Makanan dan Alergi

Penyebab terjadinya alergi pada anak yang selanjutnya adalah lingkungan. Salah satunya berupa makanan. Sejak dalam masa kandungan dan masih dalam bentuk janin yang sedang dalam prose berkembang, anak tetap dapat mengembangkan alergi terhadap makanan tertnetu yang dikonsumsi oleh sang bunda, jika kekebalan tubuh si janin secara genetik memiliki ketidak mampuan untuk mencerna makanan dengan baik.

Salah satu cara untuk bisa mengatasi dan mengobati alergi yang terjadi sejak dini ini adalag dengan mulai memperkenalkan makanan tunggal pada anak saat sudah bisa untuk mulai mengkonsumsi makanan padat. Dengan meperkenalkan bahan makanan tunggal ini, jika anak menunjukan adanya gejala alergi, maka melakukan identifikasi dan menghilangkan penyebab terjadinya alergi pada anak akan lebih mudah untuk dilakukan.

Alergi yang terjadi pada anak tidak selalu dipengaruhi oelh cara yang sama dengan alergi yang terjadi pada orang dewasa. Alergi pada anak biasanya memberikan efek yang serius jadi saat anak mulai menunjukkan adanya gejala alergi segeralah lakukan penanganannya agar alergi bisa disembuhkan.

Demikianlah bahasan mengenai penyebab terjadinya alergi pada anak secara umum, semoga bermanfaat.

Tulis komentarmu di kolom ini!